Selasa, 27 November 2012

Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan




            Secara umum masyrakat adalah  suatu kumpulan individu yang membentuk suatu kelompok, yang semakin besar dan memiliki suatu tatanan hidup atau aturan-aturan yang berlaku untuk mengatur kehidupan setiap individu. Masyarakat juga dapat dibagi menjadi dua yaitu,
Masyarakatyang terjadi dengan sendirinya, seperti gerombolan, suku, yagn bertalian dengan hubungan darah atau keturunan, dan masyarakat kultur, yaitu masyarakat yang terjadi karena kepentingan keduniaan atau kepercayaan, misalnya koperasi, kongsi perekonomian, gereja dan sabagainya.
            Masyarakat perkotaan adalah masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan, biasanya penduduk perkotaan lebih besar besifat individual atau lebih memikirkan kehidupannya sendiri ketimbang dengan orang lain. Kehidupan masyarakat perkotaan dalam bidang keagamaan berkurang.
            Masyarakat pedesaan lebih bersifat bersosialisasi atau berkelompok karena masryarakat pedesaan membutuhkan orang lain dibandingkan masyrakat perkotaan yang sudah sibuk dengan masalahanya sendiri. Masyarakat pedesaan yaitu, suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemeritnahan sendiri. Menurut Bintaro desa merupakan perwujudan atau kesatuan geografi, sosial, ekonomi, politik dan cultural yang terdapat disuatu daerah dalam hubungannya danpengaruhnya secara timbal-balik dengan daerah lain.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar