Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Telematika. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Januari 2016

Tugas 3 Pengantar Telematika

1. Jelaskan bagaimana proses interaksi user dengan perangkat telekomunikasi sehingga dapat dimengerti oleh user dalam mengakses berbagai layanan telematika!
2. Jelaskan mengenai fungsi dasar hukum yang ada apabila terjadi penyalahgunaan fasilitas layanan telematika!
3. Apa yang menyebabkan terjadinya penyalahgunaan fasilitas layanan telematika? Berikan contoh kasus yang berkaitan dengan penyalahgunaan layanan telematika!

Jawab:
1. Interaksi user dengan perangkat telekomunikasi dihubungkan dengan sebuah interface yang dirancang sedemikian rupa sehingga manusia dalam mengoperasikan komputer akan mendapatkan berbagai umpan balik terhadap eksekusi oleh user selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang interface manusia dan komputer merancang sistem komputer yang bersifat user friendly.

2. Fungsi dasar hukum dalam bidang layanan telematika adalah sebagai rambu-rambu hukum mengatur tentang Transaksi dan Informasi Elektronik (UU No. 11 Tahun 2008 yang disebut sebagai UU ITE). Hal yang mendasar dari UU ITE ini sesungguhnya merupakan upaya mengakselerasikan manfaat dan fungsi hukum (peraturan) dalam kerangka kepastian hukum.

UU ITE ini merupakan bentuk perlindungan kepada seluruh masyarakat dalam rangka menjamin kepastian hukum dalam kegiatannya dalam dunia telekomunikasi, dimana sebelumnya hal ini menjadi kerisauan semua pihak, khususnya berkenaan dengan munculnya berbagai kegiatan berbasis elektronik.

3. Penyebab penyalahgunaan fasilitas layanan telematika adalah semakin berkembangnya dunia teknologi yang dikembangkan oleh berbagai pihak baik oleh swasta & pemerintah. Dunia telematika tidak memiliki batas, apalagi setiap pengembang saling berlomba menyiskronisasikan setiap alat teknologi. Tidak terbatasnya cakupan telematika membuat pemerintah kesulitan dalam melakukan pengawasan mendalam terhadap penyalagunaan telematika.

contoh kasus: Dengan menggunakan blog atau website gratis seseorang dapat membuat undian bodong memakai atas nama produk terkenal atau iklan yang sedang laris dipasaran

Senin, 16 November 2015

Tugas 2 pengatar Telematika

1. Jelaskan bagaimana peranan jaringan komputer baik yang menggunakan kabel maupun tanpa kabel dalam penyebarluasan layanan telematika! Berikan contohnya! 
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer. Jaringan komputer berperan sebagai media transmisi yang memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna satu dengan yang lainnya, baik untuk mengirim informasi atau pesan. Contohnya dengan jaringan komputer, kita bisa mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain yang telah diseberluaskan melalui suatu jaringan, semisal jaringan internet. Selain itu, dengan jaringan komputer pengguna dapat mengirim teks, gambar, audio, maupun video secara real tim.
 
2. Bagaimana mencegah gangguan-gangguan yang akan muncul pada jaringan komputer sebagai sarana penunjang layanan telematika! Berikan contoh gangguan yang ada pada layanan telematika!
Ganggunan yang biasanya terjadi pada jaringan komputer disebabkan oleh kesalahan manusia, kerusakan hardware, software atau sistem jaringan. Untuk mencegahnya dapat dengan mengenal peralatan, sistem operasi, kegiatan, aplikasi dan identitas user yang terhubung dengan jaringan komputer. Selain itu dapat juga dengan menerapkan sistem Firewall. Firewall sebuah sistem yang akan memeriksa seluruh data yang akan diterima oleh sebuah aplikasi jaringan komputer. Paket-paket data yang diterima dari pihak lain akan disatukan untuk kemudian diperiksa apakah data yang dikirimkan berbahaya atau tidak. Apabila ditemukan data yang berbahaya untuk sebuah aplikasi, maka data tersebut akan dibuang, sehingga tidak membahayakan sistem jaringan komputer secara keseluruhan. Contohya aplikasi whatsapp merupakan salah satu layanan telematika, gangunan yang sering terjadi yaitu pesan yang terpending karena masalah sinyal. Biasaya saat sinyal yang diterima buruk akan menyebabkan terpendingnya pesan tersebut.

3. Jelaskan fasilitas-fasilitas apa saja yang diperlukan guna menunjang layanan telematika yang berhubungan dengan jaringan komputer!
Layanan Context Aware dan Event-Based Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
  • The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
  • The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
  • Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

Jumat, 16 Oktober 2015

Tugas 1 Pengantar Telematika


1.Jjelaskan fungsi dan peranan telematika diberbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari!

2. Apa yang menyebabkan layanan telematika semakin berkembang, jelaskan!

3. Aplikasi-aplikasi apa saja yang muncul dengan memanfaatkan layanan telematika dan apa peranan dari aplikasi tersebut?

4. Bagaiman menghindari dampak negatif dari perkembangan telematika? jelaskan!

Jawab:

1. fungsi dan peranan telematika itu sendiri adalah untuk mempermudah dan mempersingkat semudah mungkin bagaimana suuatu proses apapun yang di lakukan lebih user friendly dan juga dapat di gunakan dengan sangat mudah, simple, dan bisa di gunakan semua kalangan. di indonesia kita anggap tahap SDM yang tidak gagap teknologi itu dari level lulusan SMA ke atas, jadi untuk penerapan telematika ini sendiri di kehidupan sehari hari berproses cukup lambat di indonesia. untuk e-commerce atau elektronik money seperti tiket kereta api, flazz bca, e- money, Brizzi dan lain lain itu adalah salah satu penerapan telematika namun masih belum semua kalangan bisa menggunakannya karena masih adanya SDM yang blind technology.

2. layanan telematika di indonesia sendiri cukup berkembang dengan perhalan, tidak lepas dari berbagai aspek SDM dan infrastruktur dalam 5 - 10 tahun terakhir mengalami perubahan yang cukup baik, seperti saat ini layanan perbankan berlomba lomba dalam mempermudah user nasabahnya untuk membuat mereka nyaman dalam bertransaksi, aman bertransaksi, dan mudah bertransaksi. 3 hal ini cukup penting dalam penerapan telematika di dunia perbankan.  hal hal yang menyebabkan semakin berkembang inilah adalah rasa ingin mendapatkan kemudahan dan kemajuan dalam melakukan sesuatu dan keinginan mempunyai bisnis proses yang aman, mudah dan nyaman.

3. cukup banyak aplikasi aplikasi yang muncul dalam kehidupan sehari hari. layanan e - commerce  adalah layanan yang cukup menjamur dalam 2-3 tahun terakhir. layanan penjualan online ini (online shop) memberikan kemudahan client dalam berbelanja sesuatu tanpa harus menganti di toko.
selain itu ada layanan, uang elektronik, go-jek grab taxi ( reservasi transportasi online ).

4. dampak negatif ini sendiri adalah tidak adanya undang undang dalam batasan telematika di indonesia, hal ini bisa menimbulkan kericuhan dan rancu akan batasan batasan masalah di indonesia, ini sangat memperihatinkan dimana perkembangan teknologi indonesia sedang marak maraknya namun tidak di landasi dengan peraturan batasan batasan yang masih ada celah sistemnya.