Selasa, 31 Maret 2015

Pria Metroseksual


            Pria metroseksual adalah sebuah istilah baru, merupakan sebuah singkatan dari istilah metropolitan dan heteroseksual. Istilah ini dikenal pada tahun 1994. Pria metroseksual merupakan sebuah gaya hidup laki-laki yang hidup di kota-kota besar, dimana bagi mereka penampilan merukan sesuatu yang penting bagi mereka. Sayangnya pria metroseksual sering dikaitkan oleh masyarakat dengan kaum pria homoseksual. Mesekipun dia bukanlah seorang homoseksual.
            Pria metroseksual selalu update tentang teknologi dan fashion yang sedang berkembang di dunia, berpenampilan trendy, senang memanjakan dirinya, dan selalu memperhatikan penampilan dirinya.  Pria metroseksual, pria lajang belia  dengan pendapatan berlebihan.
            Apa yang membuat seorang pria menjadi metroseksual?. Tentu seorang pria tidak menjadi seorang metroseksual secara otomatis atau disebabkan bawaan genetis. Pasti ada pengaruh dari luar. Yang berperan untuk mempengaruhi atau membentuk pola pikir (mindset) atau sudut pandang (point of view) gendernya, yang adalah agen sosialisasi gender. Masalah mengenai agen sosialisasi gender yang mempengaruhinya berkaitan dengan feminisme, Masuknya wanita dalam sektor pekerjaanlah yang secara tidak langsung metroseksual. Tempat bekerja ditenggarai sebagai agen sosialisasi gender yang secara tidak langsung mensosialisasikan metroseksualisme. Namun hanya tempat bekerja yang formal dan terdapat di perkotaanlah yang secara tidak langsung mensosialisasikan metroseksualisme.
            Metroseksual adalah hasil dari kesetaraan gender  karena metroseksual timbul dari produk kesetaraan gender pula yaitu emansipasi wanita. Emansipasi wanita yang meluas keseluruh dunia disusul dengan meluasnya fenomena metroseksual. Akibat emansipasi wanita, interaksi antara wanita dengan pria menjadi sangat intens sehingga pria secara psikologis terpengaruh oleh kecenderungan wanita yang memperhatikan penampilannya. Selain itu disisi lain emansipasi menimbulkan ketidak setaraan gender baru, yang kali ini dialami kaum laki – laki pada sebagian masyarakat. Sehingga laki – laki bisa mengalami disorientasi yang mengacu pada metroseksualisme.